Jumat, 14 Oktober 2016

IDENTITAS NASIONAL

                                        IDENTITAS NASIONAL
A. Pengertian Identitas Nasional
          Identitas nasional yang terdiri dari istilah identitas (identity)  dapat diterjemahkan sebagai karakter, cirri,  tanda,  jati diri ataupun sifat khas, sementara nasional (nation) yang artinya bangsa; mka identitas nasional merupakan sifat khas yang melekat pada suatu bangsa atau sebagai kepribadian/karakter suatu baangsa. Identitas nasional suatu negara pada  hakikatnya merupakan suatu bentuk kepribadian bangsa yang sesungguhnya untuk mewujudkan kredibilitas,  integritas, dan harkat martabat bangsa dalam mencapai tujuan negara.
B. Faktor-faktor Pembentukan Identitas Nasional
          Dalam suatu penelitian dari Institut Teknologi Bandung (ITB) di akhir tahun 2004 menemukan ada enam factor yang menentukan keberhasilan, yaitu : 1, Kreatifitas 2, Percaya diri/memegang prinsip 3, Mentalis berkelimpahan 4, Integritas  5, Idealisme, dan 6, Kompetensi.
          Sifat khas yang dimiliki oleh suatu bangsa sangat di pengaruhi oleh factor Objektif, yang meliputi factor geografis,  ekologis, dan factor Subjektif, yang meliputi factor sejarah, social, politik, dan kebudayaan suatu bangsa.
          Sementara menurut Robert de Vantos, kemunculan identitas nasional bagi suatu negara adalah sebagai hasil interaksi historis antara empt factor penting yaitu, faktor primer, faktor pendorong, fakketor penarik, dan faktor reaktif.
C. Identitas Nasional Indonesia
          Presiden Soekarno, kerap menegaskan wasiatnya bahwa tugas berat bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaan adalah mengutamakan pelaksanaan nation and character building. Bahkan Bung Karno mewanti-wanti, jika pembangunan karakter ini tidak berhasil, bangsa Indonesia hanya menjadi bangsa kuli! Identitas/kepribadian bangsa Indonesia yang selama ini dikenal sebagai bangsa yang halus budinya, sopan dalam sikapnya, santun dalam tindakannya, bertoleransi, memiliki solidaritas yang peka, dan nasionalise yang tinggi, lambat taun saat ini telah begitu pudar di kikis oleh derasnya arus globlisasi dan kapitalisme yang memberikann ajaran untuk individualis, materialis, bebas sebebas bebasnya, konsumtif, pragmatis, dan praktis/instan.
D. Identitas Nasional dan Integrasi Nasional

          Identitas nasional sanggat mengharapkan bentuk integrasi nasional yang kokoh. Dalam menompang kekokohan integrasi nasional membutuhkan kekuatan dari integrari sossial dan integrasi  kebudayaan. Integrasi sosil merupakan alat penyatuan kelompok-kelompok kecil menjadi kelompok besar, sedangkan integrasi kebudayaan merupakan alat penyesuaian antar kebudayaan. Integrasi nasional adalah penyatu bagian-bagian yang berbeda menjadi kesatuan yang utuh..

1 komentar: