IDENTITAS NASIONAL
A.
Pengertian Identitas Nasional
Identitas nasional yang terdiri dari
istilah identitas (identity) dapat
diterjemahkan sebagai karakter, cirri,
tanda, jati diri ataupun sifat
khas, sementara nasional (nation) yang artinya bangsa; mka identitas nasional
merupakan sifat khas yang melekat pada suatu bangsa atau sebagai
kepribadian/karakter suatu baangsa. Identitas nasional suatu negara pada hakikatnya merupakan suatu bentuk kepribadian
bangsa yang sesungguhnya untuk mewujudkan kredibilitas, integritas, dan harkat martabat bangsa dalam
mencapai tujuan negara.
B.
Faktor-faktor Pembentukan Identitas Nasional
Dalam suatu penelitian dari Institut
Teknologi Bandung (ITB) di akhir tahun 2004 menemukan ada enam factor yang
menentukan keberhasilan, yaitu : 1, Kreatifitas 2, Percaya diri/memegang
prinsip 3, Mentalis berkelimpahan 4, Integritas
5, Idealisme, dan 6, Kompetensi.
Sifat khas yang dimiliki oleh suatu
bangsa sangat di pengaruhi oleh factor Objektif, yang meliputi factor
geografis, ekologis, dan factor
Subjektif, yang meliputi factor sejarah, social, politik, dan kebudayaan suatu
bangsa.
Sementara menurut Robert de Vantos,
kemunculan identitas nasional bagi suatu negara adalah sebagai hasil interaksi
historis antara empt factor penting yaitu, faktor primer, faktor pendorong, fakketor
penarik, dan faktor reaktif.
C.
Identitas Nasional Indonesia
Presiden Soekarno,
kerap menegaskan wasiatnya bahwa tugas berat bangsa Indonesia dalam mengisi
kemerdekaan adalah mengutamakan pelaksanaan
nation and character building. Bahkan Bung Karno mewanti-wanti,
jika pembangunan karakter ini tidak berhasil, bangsa Indonesia hanya menjadi
bangsa kuli! Identitas/kepribadian bangsa Indonesia yang selama ini dikenal
sebagai bangsa yang halus budinya, sopan dalam sikapnya, santun dalam
tindakannya, bertoleransi, memiliki solidaritas yang peka, dan nasionalise yang
tinggi, lambat taun saat ini telah begitu pudar di kikis oleh derasnya arus globlisasi
dan kapitalisme yang memberikann ajaran untuk individualis, materialis, bebas
sebebas bebasnya, konsumtif, pragmatis, dan praktis/instan.
D.
Identitas Nasional dan Integrasi Nasional
Identitas nasional sanggat
mengharapkan bentuk integrasi nasional yang kokoh. Dalam menompang kekokohan
integrasi nasional membutuhkan kekuatan dari integrari sossial dan
integrasi kebudayaan. Integrasi sosil
merupakan alat penyatuan kelompok-kelompok kecil menjadi kelompok besar,
sedangkan integrasi kebudayaan merupakan alat penyesuaian antar kebudayaan.
Integrasi nasional adalah penyatu bagian-bagian yang berbeda menjadi kesatuan
yang utuh..
Makasih artikelnya min
BalasHapus